T I P S | Seputar Budi Daya Walet

Memancing Walet
Persoalan klasik yang muncul setelah tahap pembangunan rumah/gedung selesai
adalah menunggu walet masuk dan bersarang di tempat tersebut. Memancing burung
walet merupakan upaya untuk memikat walet masuk, berkembang biak, dan bersarang
di dalam gedung. Saat ini banyak teknik memancing walet yang digunakan pemilik
gedung, yang berasal dari pengalaman maupun kebiasaan, dengan tingkat
keberhasilan beragam.

Persiapan gedung walet
Pengontrolan kodisi gedung pasca pembangunan perlu sering dilakukan, agar sesuai
dengan kondisi yang dibutuhkan walet. Usaha pemancingan walet akan sia-sia tanpa
didukung kondisi gedung yang ideal.

  • Perhatikan prilaku terbang walet di areal
    gedung. Jika walet hanya berputar-putar di sekitar gedung tanpa tertarik
    memasukinya, segera cek lubang sentral (pintu walet) atau lubang ventilasi.
  • Kebutuhan cahaya, suhu dan kelembapan harus
    sesuai dengan kebutuhan ekologi walet. Pantau selalu angka termometer dan
    higrometer yang ada di dalam gedung.
  • Perlu pula dilakukan pemeriksaan kondisi
    iklim mikro di sekitar gedung walet lain yang berdekatan yang sudah
    berproduksi (bila ada), karena tidak ada salahnya dijadikan sebagai bahan
    acuan.
  • Perlu pula disediakan pakan tambahan di
    halaman gedung (roving area) untuk memikat koloni walet.

Waktu memancing walet
Keberhasilan memancing walet juga didukung oleh faktor musim. Musim berkembang
biak adalah waktu paling tepat untuk memancing walet. Normalnya, walet
berkembang biak sebanyak dua kali dalam setahun.

Bulan Fase Perkembangbiakan
Awal Februari
Awal-Akhir Maret
Awal April
Mei-Juli
Desember-Februari
Walet mulai bertelur
Sebagian besar walet masih bertelur
Sebagian kecil walet yg masih bertelur
Walet-walet muda mulai terbang
Walet muda memasuki fase reproduksi
Awal September
Awal-akhir Oktober
Desember-Februari
Juni-Agustus
Walet mulai bertelur
Sebagian besar walet masih bertelur
Walet-walet muda mulai terbang
Walet muda memasuki fase reproduksi

Walet-walet muda mulai mencari pasangan dan
kemungkinan menghuni tempat baru sebagai hunian untuk bersarang. Jika populasi
makin padat, sebagian walet akan bermigrasi ke bangunan lain. Penyebab lain
migrasi ke hunian baru adalah gagal pulang ke gedung asal atau mendapat pasangan
baru dari gedung lain. Dengan demikian waktu yang tepat untuk memancing walet
adalah pada musim hujan, sekitar bulan Desember, Januari,
Februari
. Pada musim kemarau sebaiknya pada bulan
Juni, Juli, Agustus
.

Teknik Memancing Walet

  • Pancing teluratau putar telur. Diterapkan
    bila gedung sudah dihuni burung sriti yang telah bertelur. Telur mereka
    kemudian diganti dengan telur burung walet. Burung sriti diharapkan menjadi
    induk asuh anak-anak walet hingga dewasa.
  • Menggunakan Sriti kembang. Fungsi sriti
    kembang ialah sebagai burung pemanggil layaknya CD atau kaset hidup untuk
    mengundang sriti atau walet masuk.
  • Menggunakan suara/audio
  • Menggunakan aroma
  • Menggunakan pakan dan air
  • Menggunakan sarang kertas

MEMANCING WALET DENGAN
SUARA/AUDIO

Pada prinsipnya teknik menggunakan suara adalah cara memikat walet yang mengacu
pada prilaku hidup walet yang berkoloni. Saat suara tiruan walet dibunyikan,
seolah-olah di dalam gedung telah ada koloni walet yang bersarang. Dengan
demikian burung-burung walet yang beterbangan di sekitar gedung terpikat untuk
memasuki gedung. Pemanfaatan suara rekaman walet terbilang ampuh. Tingkat
keberhasilannya lebih cepat dan memuaskan. Namun adakalanya pula tidak
membuahkan hasil seperti yang diharapkan. Bila ini terjadi, ada beberapa
kemungkinan penyebab :

  • Hasil rekaman suara walet kurang bersih, sehingga
    muncul suara lain, bukan suara walet.
  • Pita kaset rekaman sudah aus karena sudah lama
    digunakan (bila menggunakan tape player).
  • Tape recorder kurang normal, sehingga suara yang
    keluar bergelombang.
  • Volume suara terlalu keras atau terlalu lemah.

Peralatan yang dibutuhkan : tape recorder, atau CD
player, atau komputer dengan CDROM, atau mesin audio khusus (seperti yang
diproduksi oleh Pointer Media); kabel coaxial, tweeter, amplifier dengan filter
suara.

Ukuran gedung menentukan jumlah tweeter yang
dibutuhkan. Kelebihan jumlah tweeter yang dipasang mengakibatkan suara walet
terlalu berisik dan mengganggu ketenangan walet. Namun jika volume terlalu
kecil, kemungkinan suara walet tidak terdengar sampai keluar gedung. Tweeter
sebaiknya dirangkai dengan sistem paralel, menghadap arah lubang walet.

Pemancingan walet dilakukan pada jam-jam tertentu,
yaitu saat walet meninggalkan gedung (pukul 05.00 – 09.00), saat walet di gedung
lain kembali untuk istirahat (pukul 11.00 – 13.00), dan pada petang hari saat
walet pulang dari mencari makan (pukul 17.00 – 21.00).


Referensi

  • Kiat Praktis Budi Daya Walet, AgroMedia
    Pustaka, Jakarta, cetakan ke-1, 2007
  • Sebab dan Solusi Gedung Walet Kosong,
    AgroMedia Pustaka, Jakarta, cetakan ke-5 2005

~ oleh sigitraharjo23 pada 20/05/2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.